diposkan pada : 09-01-2020 15:34:45

1. Cara Sablon Kaos dengan Teknik DTG

Teknik DTG (Direct to Garment) merupakan salah satu teknik sablon yang semakin populer saat ini, seiring bertambahnya penyedia layanan sablon jenis ini dikarenakan mesin-mesin DTG yang juga semakin banyak tersedia.

Pada teknik sablon kaos DTG, proses penyablonan akan berlangsung layaknya printing kertas menggunakan mesin printer, di mana kaos polos akan dimasukkan ke dalam mesin DTG, dan kemudian desain akan disetel melalui program komputer yang tersedia, dan kemudian tinggal masukan perintah cetak pada program.

Lama tidaknya proses ini akan sangat tergantung dari kualitas mesin DTG yang digunakan, namun saat ini prosesnya sudah berjalan semakin cepat dibandingkan pada awal kemunculannya.

2. Cara Sablon Kaos dengan Teknik Sublimation

Teknik selanjutnya adalah menggunakan Sublimation alias teknik sublimasi, di mana proses penyablonan akan melalui transfer paper yang sudah dicetak pada printer menggunakan tinta sublim.

Proses pemindahan dari transfer paper ke kaos akan menggunakan mesin press khusus yang akan ditekan pada kaos, sehingga tinta akan menempel pada kaos dengan sempurna.

Teknik sublimasi ini akan lebih cocok digunakan pada kaos nerwarna putih atau berwarna cerah, dan tidak tepat untuk dipakai pada kaos berwarna gelap atau berwarna hitam.

3. Cara Sablon Kaos dengan Teknik Heat Press Printing

Teknik Heat Press Printing kurang lebih serupa dibandingkan teknik Sublimasi apabila dilihat dari proses penyablonannya, tetapi ada beberapa perbedaan mendasar.

Pada Heat Press Printing, Anda bisa menggunakan kaos putih atau cerah maupun kaos hitam atau gelap, dan proses penyablonannya akan menggunakan tinta sablon yang dicetak pada transfer paper khusus heat press.

Kertas khusus heat press tersebut selanjutnya akan ditempelkan pada kaos yang ingin disablon menggunakan mesin heat press seperti pada teknik sublimasi.

4. Cara Sablon Kaos dengan Teknik Screen Printing (Sablon Manual)

Teknik Screen Printing alias sablon manual merupakan teknik sablon tertua yang masih banyak digunakan hingga saat ini, dikarenakan kualitas warna yang dihasilkan dibandingkan metode lainnya, meskipun sudah mulai tersaingi oleh DTG.

Perangkat yang dibutuhkan pada teknik ini akan lebih banyak serta proses penyablonan akan memakan waktu lama, terutama dalam jumlah yang banyak.

Anda akan membutuhkan beberapa perangkat berikut untuk dapat melakukan teknik sablon manual ini, antara lain adalah sebagai berikut:

  • Screen dan Frame
  • Rakel
  • Busa
  • Kaca Bening
  • Foto Emulsi
  • Lampu 250 watt
  • Sarung Tangan Latex
  • Kaos yang Disablon
  • Tinta Sablon yang Berkualitas
  • Ruangan yang Gelap

Cara melakukan sablon manual ini langkah-langkahnya adalah sebagai berikut:

  1. Buatlah desain yang akan di sablon, kemudian cetak atau print desain tersebut dalam kualitas yang tinggi (hires),
  2. Lakukan proses penyablonan di ruang gelap, namun siapkan sebuah bohlam,
  3. Lapisi desain menggunakan emulsi foto pada screen/frame, kemudian ratakan lapisan emulsi menggunakan rakel sehingga akan menyebar merata ke seluruh desain,
  4. Lepas lapisan gambar dan terangi dengan pijar dari bohlam yang sudah Anda siapkan,
  5. Letakkan screen dan frame berisi gambar di atas lapisan hitam dengan posisi terbalik
  6. Tempelkan bahan transparan dari desain pada screen, dan panaskan dengan pijar bohlam tersebut hingga tinta sablon meleleh,
  7. Siram screen dengan air dingin untuk mengetahui apakah ada kebocoran pada sablon,
  8. Diamkan screen hingga kering sampai tidak ada sisa emulsi pada desain,
  9. Tuangkan tinta pada screen dan ratakan dengan rakel sembari ditekan supaya memastikan tinta benar-benar menempel,
  10. Selesai, bersihkan screen dan bahan-bahan lainnya dari tinta sablon supaya tidak menempel sehingga bisa digunakan kembali.

Teknik sablon manual ini, meskipun lebih rumit dibandingkan lainnya, tetapi biaya produksinya akan lebih murah sehingga banyak diminati, dan juga variasi desain yang bisa dicetak pun lebih beragam.

5. Cara Sablon Kaos dengan Teknik Vinyl Cutting

Teknik terakhir yang akan kami bahas adalah menggunakan teknik Vinyl Cutting, yang kurang lebih adalah menempelkan stiker vinyl pada kaos sesuai dengan desain yang diinginkan.

Pada teknik ini Anda tidak perlu menggunakan tinta sama sekali, melainkan hanya menggunakan bahan stiker yang tersedia di pasaran, kemudian cetak menggunakan mesin cutter sesuai dengan desain yang Anda masukkan pada program komputer.

Selanjutnya, tempelkan hasil cetakan tersebut pada kaos,, kemudian tekan dengan menggunakan mesin heat press hingga benar-bener menempel, lalu lepas lapisan beningnya perlahan supaya bagian desain yang diinginkan tidak ikut terkelupas.

Teknik ini juga serupa dengan teknik sablon polyflex yang memiliki proses serupa dengan menggunakan mesin cutting stiker, yang kemudian ditempelkan pada kaos menggunakan mesin press panas.

Baca artikel kami mengenai kelebihan dan kekurangan sablon kaos Polyflex untuk lebih mengetahui segala hal yang Anda butuhkan tentang teknik sablon tersebut sehingga bisa Anda jadikan pertimbangan.